Lembah Harau

Wisata alam

harauMenjelajahi daerah dataran tinggi wilayah Sumatera Barat memang tak akan pernah bosan sebab mata akan selalu dimanjakan dengan panorama alam yang tersaji di sepanjang perjalanan. Rasanya mungkin saja bila sepanjang perjalanan dari Padang hingga sampai ke Payakumbuh dan terusannya yang didominasi oleh hutan dan tebing-tebing perawan dijadikan sebaga objek wisata bila dapat dikelola baik oleh pihak dinas pariwisata setempat.

Bila Anda berhenti sampai wilayah Bukittinggi rasanya belum afdol bila tidak sekalian mengunjungi terusannya seperti Payakumbuh hingga ke Kabupaten 50 kota yang juga memiliki banyak sekali potensi wisata. Siapa sangka tebing-tebing yang banyak sekali terdapat di sekitar daerah perbukitan di Sumatera Barat hampir semua menyimpan keeksotisan masing-masing yang selalu membuat kagum wisatawan yang hanya dapat bisa melihatnya tanpa bosan.

Seperti contohnya tebing Ngarai Sianok yang begitu indah berpadu dengan hijaunya hutan di belakangnya yang menjadi daya tarik utama kawasan Bukittinggi. Selain Ngarai Sianok ada juga objek wisata yang hampir serupa tapi tak kalah eksotis dan cantik untuk dinikmati wisatawan, yaitu Lembah Harau. Lembah Harau terletak di desa Harau yang masuk dalam wilayah kabupaten 50 kota yang merupakan tetangga dekat dari Payakumbuh.

Jarak yang harus ditempuh dari kota Padang mungkin sekitar 138 km dengan lama perjalanan kira-kira 3 jam. Namun kebanyakan wisatawan yang datang ke Lembah Harau adalah yang sebelumnya singgah di kota Bukittinggi yang memiliki jarak sekitar 47 km dengan jarak tempuh sekitar 1 jam-an dengan rute melewati Payakumbuh kemudian sekitar 2 km dari pusat kota dekat dengan kantor bupati dan DPRD kabupaten 50 kota sampailah Anda ke Lembah Harau yang sangat cantik ini.

Lembah Harau merupakan celah yang terletak di antara dua tebing batuan pasir yang indah menjulang tinggi seperti gerbang besar bagi daratan di bawahnya. Tinggi tebingnya mungkin sekitar 100 meter yang membentang sepanjang beberapa km. Daratan yang menjadi bagian lembahnya adalah kawasan yang sangat subur dan bisa dilalui wisatawan sebab ada jalan aspal di bawah tebing tersebut. Bila dari jauh Anda akan melihat bagaiman sawah milik warga tampak seperti permadani indah yang mengalasi kedua tebing ekstotis tersebut.

Hal yang paling menarik perhatian pengunjung ketika datang ke Lembah Harau selain panorama tebing dan sawahnya yang elok, namun juga keberadaan beberapa air terjun yang turun di beberapa titik tebing tersebut. Menurut informasi, jumlah air terjun di sekitar lembah ada 5 buah yang sering didatangi wisatawan dan beberapa di antaranya mengalir di satu sungai. Bayangkan betapa indahnya kawasan indah, seakan tebing tersebut memiliki tirai air terjun yang sangat bersih dan jernih airnya.

Para pengunjung bebas memilih di titik mana di antara 5 air terjun tersebut yang mereka pilih untuk mandi, sebab semuanya sama-sama dingin, segar dan indah. Namun sebenarnya Lembah Harau ini terbagi ke dalam tiga kawasan utama yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Pertama adalah kawasan Aka Barayun yang merupakan letak di mana salah satu air terjun di lembah ini jatuh. Di kawasan ini air terjunnya sudah seperti kolam renang yang membuat pengunjung nyaman untuk berenang.

Selain itu tebing yang ada di kawasan Aka Barayun ini sedang dikelola untuk dijadikan wisata panjat tebing. Hal yang spesial di kawasan ini adalah terdapatnya spot lokasi tebing yang bisa memantulkan suara atau menimbulkan efek echo bila ada yang berteriak. Kawasan kedua dalah kawasan Sarasah Bunta yang merupakan lokasi di mana 4 air terjun yang mengalir di satu aliran sungai yang sama berada.

Kawasan ini paling dikenal memiliki nilai historis dan hal-hal yang penuh dengan mitos. Contohnya seperti masing-masing air terjun yang memiliki khasiat tersendiri menurut ceritanya; ada yang bisa menyembuhkan jerawat sampai ada yang bisa memberikan jodoh bila berdoa pada Tuhan di air terjun ini. Ada pula yang memiliki air lebih hangat yang letaknya paling utara.

Konon di salah satu air terjun di kawasan ini pernah ada yang tidak sengaja mendapatkan penampakan sekelompok bidadari yang sedang mandi di air terjun. Memang ada yang mengatakan bahwa bila ada pelangi di kawasan Lembah Harau itu artinya bidadari penunggu air terjun akan turun dari langit dan mandi di sana.

Kawasan ketiga adalah kawasan Rimbo Piobang yang direncanakan akan menjadi kebun binatang dengan konsep seperti Taman Safari dengan hewan-hewan yang tinggal di hutan Cagar Alam Lembah Harau yang akan menjadi hewan penghuninya.

Sebagai pariwisata andalan kabupate 50 kota dan Sumatera Barat pada umumnya, kawasan Lembah Harau sudah memiliki sarana dan pra-sarana yang sangat mendukung pariwisata, seperti rumah makan, warung-warung penjual makanan minuman, toilet, kamar ganti dan juga tentunya fasilitasa penginapan yang mayoritas adalah homestay.

Rasanya tidak akan ada yang kecewa bila mengunjungi tempat ini, yang ada malah wisatawan yang kecewa bila saatnya harus meninggalkan kawasan indah ini. Lembah Harau adalah primadona cantik yang dibanggakan Sumatera Barat. Bila Ngarai Sianok terlihat gagah, Lembah Harau adalah simbol cantik yang menjadi pelengkap elemen yang tidak dimiliki Ngarai Sianok.

Jangan lewatkan untuk datang ke kabupaten 50 kota dan singgahlah selama mungkin di kawasan Lembah Harau yang merupakan finish point bagi event internasional Tour de Singkarak tahun lalu. Selamat berkunjung.

Comments (0)

Leave a reply